-

DIA

Hy teman curhat apa kabaaar…..
Mungkin aku adalah orang yang tidak punya pendirian, mungkin diriku termasuk orang yang sangat plinplan dan mudah mengagumi seseorang.
Yah itulah aku, sisi yang paling kubenci di dunia ini. Orang lain mungkin menganggapku gilaaa, mungkin aku termasuk golongan perempuan alaaaay dan tukang baper haha
Emang iyaaa, emang beneeer. Toh, sebenarnya aku sendiri pun ga pernaah menginginkan perasaan ini.
Aku adalah seseorang yang diciptakan Tuhan dengan beribu orang yang mencintaiku, menyayangiku bahkan membenciku.
Okee, panjang banget dah intronyaaaa. Langsung aja yaaaa..
Ini adalah tentang dia. Menurutku seseorang malaikat yang menjaga pintu surga haha
Iya aku akui kesan pertama dia bikin aku naksir, tapi udaaaaah gitu ajaa. Gaada mau lebihhhh. Aku sekarang kuliah hampir semester akhir, kita seumuran tapi beda fakultas, beda kehidupan, beda hobby, kita dua orang yang berbeda.
Aku mengikuti kuliah kerja nyata yang harus turun kepalangan, untungnya itu masih daerah diriku sendiri haha, 40 hari bukan waktu yang sebentar, harus diakui itu. Pagi, siang, malam. Oke fine dia mulu yang aku liat. Banyak kejadian yang bikin aku jatuh, jatuh dan semakin jatuh cinta terhadap dia. Kalo boleh jujur dia adalah tipe ku. Aku bukan seseorang seperti di sinetron lohh. Yang mencintai cowok badboy trus luluh terhadapku. Itu bagiku hanya fiksi. Dia seseorang lelaki yang sangat menjaga agamanya, seseorang yang taat terhadap Tuhannya. Aku bukan termasuk orang yang terlalu taat, tetapi ketika berhadapan dengannya, jujur aku ingin menjadi yang lebih baik terutama didepan dia. Dia tidak sesempurna itu, dia juga manusia yang suka gegames, termasuk manusia alaay dan dia tukang kebo. Lebih dari kebo beneran daaah, susah banget banguninya. Tapi aku senang, karena aku adalah salah satu orang yang bisa banguni dia dengan cepet, aku termasuk orang yang didengar olehnyaaa. Oh, Tuhan aku semakin rindu padanyaaaaa.
Walaupun kami berbeda, adapun kecocokan yang membuat aku berpikir ‘ Tuhan, apakah ini calon imam untuk ku’. Aku dan dia termasuk manusia sok sibuk haha. Aku sekretaris di suatu organisasi, dia ketua umum difakultasnya, sama-sama suka sharing, kita pendengar yang baik, mudah akrab sama orang lain dan yang terpenting dia suka bikin orang baper, akupun demikian.
Apakah dia ada rasa yang samaaa denganku, apakah dia juga merasa nyaman ketika dekat denganku. Jujur aku ingin sekali jujur padamu, jujur dengan apa yang kurasa, aku sudah letih dengan sandiwara ini.
Makasih sudah menjadi pendengar yang baik, makasih sudah mengingatkan untuk selalu ibadah, makasih sudah bikin aku orang  yang paling keliatan bego kalo soal agama haha, makasih udah mau jadi orang bawel soal hobby aku mandi malem, makasih selalu mau direpotin sama aku, terimakasih sudah menjaga keimanan mu untuk dia yang kelak menjadi makmum kamu nanti.
Kalian tau kenapa aku tidak pernah, mengungkapkan perasaan ini. Iyaaaaa, dia seorang lelaki yang sedang berkomitmen dengan Tuhannya, dia ingin taa’ruf. Dan heloooo apa kabar dengan aku, aku bisa apa, aku tidak mungkin menjadi syetan, aku tidak mau. Tapi setidaknya aku ingin mengungkap kepada dia, nanti setelah kamu dan aku lulus, kerja sama-sama sudah mempantaskan diri, aku mau kamu liat aku sebagai orang PERTAMA.
‘` Hai, kamu. Mungkin kamu tidak akan pernah tau perasaanku ini, aku hanya ingin kamu tau isi hatiku terhadap kamu. Dan kalo kamu baca mungkin kamu bakal ngomong apasih tina, lebih alay dari aku atau kamu bakal ilfil, gapapa lah aku maklum kok. Aku ngga minta kamu harus jawab apapun. Aku hanya berusaha jujur terhadap diri sendiri. Eh manusia kebo, aku harap suatu saat kamu baca blog ini dan tau apa yang sebenarnya terjadi antara aku dan kamu`’


0 komentar:

Posting Komentar